Sejarah Islam di Timur Tengah

Al-Aqsha

Posted by sejarahasyik pada April 30, 2007

http://www.infopalestina.com

Tempat-Tempat Bersejarah di Al-Aqsha

Al-Haram al-Qudsi adalah tempat berdirinya Masjid Al-Aqsha al-Mubarak. Tempat ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah Islam yang didirikan oleh raja atau sultan pada zaman keemasan Islam. Dengan menghancurkan Al-Haram al-Quds berarti menghancurkan siimbol dan identitas keisalaman Al-Quds. Berikut ini tempat-tempat bersejarah yang terdapat di Al-Haram al-Quds selain yang dikenal oleh kebanyakan kaum muslimin dunia.

Tempat-tempat bersejarah di Al-Aqsha

1. Menara Babul Asbath.

Bangunan ini terletak di sebelah utara al-Haram antara gerbang Hithah dan Gerbang Al-Ashbath. Bangunan ini didirikan pada zaman Sultan Al-Muluk Al-Asyraf Sya�ban (764-778 H/1363-1376 M) dan diabngun atas perintah Gubernur Saifuddin Qatlubigo tahun 769 H/1367 M. hal ini bisa diketahui dari prasasti yang ada di sana. Perlu disebutkan di sini bahwa menara tersebut terdiri dari delapan sudut, bukan empat sudut seperti biasanya. Bangunan ini mengalami perbaikan pada zaman kekhalifahan utsmaniyah dan dibentuk menyerupai selinder (bulat).

2. Qubbah Al-Silsilah

Bangunan ini terletak beberapa meter di sebelah timur Qubbah Sakhra. Qubbah Al-Silsilah ini dibangun oleh Khalifah Bani Umayah, Abdul Muluk bin Marwan (65-68 H/507-685 M) sementara Qubbah Sakhra dibangun antara tahun 66-72 H oleh Kholifah yang sama.

Qubbah ini berdiri di atas bangunan segi enam yang ditopang oleh enam tiang. Bangunan ini dikelilingi oleh serambi yang terdiri dari 11 segi dan berada di atas 11 tiang yang kokoh. Sebagaimana mihrab yang berada di sebelah selatanya.
Dinamakan Qubbah Silsilah yang beraarti Qubbah rangkaian, karena adanya rangkaian cahaya yang tergantung di dalamnya serta bisa dilihat dari luar. Rangkaian cahaya ini tergantung antara langit dan bumi.

Bangunan ini pernah direnovasi sebanyak dua kali, yaitu pada masa kerajaan Mamlukiyah dan kekhalifahan Ustmaniyah. tepanya pada masa Sulatn Al-Malik Al-Dzahir Bebres (658-676 H) dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (926-974).

3. Menara Gerbang Silsilah

Bangunan ini terletak di sebelah barat al-Haram al-Syarif, antara gerbang Silsilah dan Sekolah Al-Asyrafiyah. Bangunan ini didirkan pada zaman Sultan Al-Nashir Muhammad bin Qalawan tepatnya pada tahun ketiga dari kesultanannya (741-809 H/ 1309-1340 M) berdasarkan perintah dari wakilnya, Al-Amir Saifuddin Tunkaz Al-Nashir ke enam, tahun 730 H/1329 M. sesuai dengan prasasti yang terdapat di sebelah timur dari bangunan menara tersebut.

Tulisan prasastinya berbunyi : Bismillahirrahmaniraahim, menara ini dibangun atas perintah dari Sultan Al-Malik Al-Nashir pada tahun 730 H.

4. Menara Al-Maghoribah

Bangunan ini terletak di bagian barat daya dari al-Haram Al-Qudsi. Menara ini terkenal dengan kemegahanya yang dibangun oleh Hakim Syarifuddin Abdurrahman bin Al-Shahib salah seorang menteri dari sultan Fakhruddin Al-Kholili (4) Bangunan ini didirikan pada masa keemasanya Syarifuddin yang menjadi penjaga Al-Haramain al-Syarifain (di AL-Quds dan Hebron) tahun 677 H./7812 M. pada masa Sultan Al-Malik al-said Nashiruddin Barkat Khan (676-678 H)

5. Qubbah Mi’raj

Bangunan ini terletak di sebelah barat Qubbah Al-Shakhra agak miring ke belah utara. Pendirian bangunan ini terjadi pada masa keislaman, yaitu pada masa kesultanan Al-Ayubiyah tepatnya pada masa Sulatan Al-Malik Al-Adil Saifuddin Abi Bakrah (596-615 H/1200-1218 M) atas perintah dari Amir Al-Zanjili wali kota Al-Quds, sebagaimana tertulis pada prasasti di pintu masuk utama.

6. Qubbah Nahwiyah

Qubbah ini terletak di pojok Barat Daya Qubbah Shakhra, dibangun pada zaman Al-Ayubiyah tepatnya pada masa Sultan Malik Isa tahun 604 H/1207 M. Dulu bangunan ini digunakan sebagai tempat belajar Bahasa Arab, karena Sultan Malik Isa terkenal dengan kecintaanya pada bahasa Arab. Sebagaimana terdapat pada prsasti yang terdapat di dalam Qubbah tersebut.

Qubbah ini terdiri dari dua ruangan dan satu aula yang memanjang, yang bisa dimasuki dari pintu utama. Ruangan ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dan pepohonan. Demikian juga dengan tiang-tiangnya yang kokoh yang dihiasu dengan berbagai ukiran yang menunjukan bahwa bangunan ini didirikan pada dua zaman Sahlibiyah dan Ayubiyah. (pic/asy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: